Monthly Archives: November 2013

“Greedy Methods”


Greedy = Serakah;

Secara arti, greedy methods berarti seperti memilih langsung sesuai perkiraannya dan ingin cepat tanpa mempertimbangkan hasilnya terlebih dahulu. Greedy methods merupakan solusi yang lumayan baik dalam menyelesaikan masalah, tapi bukan solusi yang terbaik.

Teknik yang popular dalam Problem Solving : 

– Greedy Method

(Memilih secara cepat sesuai perkiraannya tanpa mempertimbangkan hasilnya lebih dulu)

– Dynamic Programming

(Memilih alternatif; Contoh : rute dari Jakarta ke Surabaya bisa melalui akses darat atau udara)

– Data Compression

(Data yang besar dicompress menjadi yang lebih kecil lagi)

– Backtracking

(Jika jalan / langkahnya sudah tidak memungkinkan maka akan pindah ke jalan / langkah yang lebih memungkinkan)

– Branch and Bound

(Algoritma umum untuk menemukan solusi optimal dari berbagai variasi masalah)

 

Knapsack Problem in Greedy Method

– Fractional Knapsack Problem >> Dapat diatasi dengan GM

(Value tertinggi dalam satuan dicari dan jumlah pengambilan bisa desimal)

 

– 0/1 Knapsack Problem >> Tidak dapat diatasi dengan GM

(Mencari semua kemungkinan value dengan tabel untuk mendapat value tertinggi)

 

– Bounded Knapsack Problem >> Dapat diatasi dengan GM

(Data harus berbeda-beda untuk mendapatkan value tertinggi)

 

– Unbounded Knapsack Problem >> Dapat diatasi dengan GM

(Data bisa sama untuk mendapatkan value tertinggi)

Advertisements

“Cohesion & Coupling”


Notes : Penjelasan di bawah ini hanya sebagian garis besar tentang Cohesion & Coupling. Untuk penjelasan selengkapnya akan di-update mendatang 😀 

Cohesion / Kohesi : Keeratan hubungan elemen-elemen di dalam suatu modul

Cohesion Level : 

*Cohesion Attribute* 

Coincidental (Low Cohesion)

Logical

Temporal

Procedural

Communicational

Sequential

Functional (High Cohesion)

*Resultant Module Strength*

Coincidental (Weakest)

Logical

Temporal

Procedural

Communicational

Sequential

Functional (Strongest)

Coupling : Keeratan hubungan antar modul / tingkat saling kebergantungan di antara dua modul

Coupling Level : 

*Coupling Attribute*

Common (Tight Coupling / Worst)

External

Control

Stamp

Data (Loose Coupling / Best)

*Resultant Module Strength*

Common (Poorest)

External

Control

Stamp

Data (Best)

 

%d bloggers like this: